Friday, November 29, 2013

Wawancara mahasiswa gunadarma tentang lalulintas didaerah jakarta.


Pertanyaan: bagaimana pendapat anda mengenai lalulintas diwilayah jabodetabek?
Jawaban: untuk disekitar sini kalau menurut saya selalu macet pagi, siang dan sore memang selalu macet. Mungkin karena jalanan besar, tidak hanya untuk mobil, tetapi motor juga terkena macet.

Pertanyaan: anda kan setiap hari pulang pergi kerja, nah apakah setiap hari selalu macet atau dijam-jam teretentu saja?
Jawaban: menurut saya, karena saya bekerja setiap hari menggunakan mobil lewat jalan tol, itu setiap hari memang selalu macet tidak perduli pagi atau sore, karena daerah cikampek pulang pergi memang pasti macet jadinya.

Pertanyaan: Bagaimana dengan motor?
Jawaban: Kalau pakai motor sasma saja, hanya saja tidak terlalu macet seperti mobil. Itu dikarenakan motor yang bisa nyalip-nyalip.

Pertanyaan: menurut anda, bagai mana dengan fasilitas umum yang ada, apakah anda sudah puas?
Jawaban: saya rasa sudah cukup puas dengan fasilitas yang diberikan dari pemerintah hanya saja dari segi kenyamanan kurang diperhatikan dari segi pengamen yang bikin kita risih. Kalau bisa sih pengamen-pengamen jangan ikut-ikutinnlah masuk busway atau kereta atau fasilitas umum lainnya.

Pertanyaan: Terakhir, bagaimana menurut anda solusi transportasi untuk pemerintah yang mengenai kebijakan mobil murah
Jawaban: kalau bisa untuk pengendara kendara pribadi segera dikurangi atau peraturan plat ganjil-genap setiap harinya supaya mengurangi kemacetan toh kalau fasilitas sudah diperbagus kenapa gak dicoba. Kenapa masih naik kendaraan pribadi untuk ketempat kerja dan sebagainya

Monday, October 14, 2013

1. Pertumbuhan Penduduk

Definisi pertumbuhan individu

 Pengertian Individu
Individu berasal dari kata latin ‘individuum’ artinya yang tak terbagi/satu kesatuan yang paling kecil dan terbatas. Individu berarti manusia sebagai satu kesatuan yang terbatas yaitu sebagai manusia perseorangan. Makna individu adalah seorang manusia yang memiliki peranan khas di dalam lingkungan sosialnya, serta mempunyai kepribadian dan pola tingkah laku spesifik. Manusia sebagai individu yang berdiri sendiri dalam beberapa hal mempunyai kesamaan dan perbedaan sehingga timbul deferensiasi yang disebabkan oleh pembawaan (watak dan sifat) tertentu serta pengaruh lingkungan.

Pengertian Pertumbuhan 
Pertumbuhan merupakan perubahan yang menuju ke arah yang lebih maju atau dewasa.  Jadi pertumbuhan individu dapat diartikan sebagai seorang individu manusia yang mengalami perubahan dalam dirinya untuk menjadi manusia yang lebih maju atau dewasa.

sumber: mawar.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/20673/BAB+III.doc


Fase Pertumbuhan Individu:
a. Masa vital (umur 0-2th)
Pada masa ini ndividu menggunakan fungsi biologis untuk menemukan berbagai hal dalam dunianya. Menurut Freud tahun pertama dalam kehidupan individu adalah sebagai masa oral, karena pada waktu itu mulut adalah alat utama untuk melakukan eksplorasi dan belajar.


b. Masa Estetik (umur 2-7th)
Pada masa ini pertumbuhan yang terutama adalah fungsi panca indra.  Tahap ketika anak menemukan dirinya sebagai subyek, dan sebagai subyek dia mempunyai kebebasan menghendaki dan menolak sesuatu.

c. Masa intelektual (umur 7-13/14th)
Masa ini disebut juga masa keserasian sekolah. Pada masa ini proses sosialisasi anak telah berlangsung dengan lebih efektif sehingga menjaadi matang untuk dididik.




d. Masa remaja (umur13/14 - 20/21th)
Masa pra remaja : masa ini ditandai dengan sifat-sifat negatif baik dalam berprestasi jasmani maupun mental. Negatif dalam sifat sosial baik dalam bentuk pasif maupun bentuk agresif terhadap masyarakat. Hal ini disebabkan karena mulai bekerjanya kelenjar kelamin yang membawa perubahan cepat pada remaja dan seringkali tidak mereka pahami
Masa remaja : masa dimana remaja mempunyai dorongan untuk mencari pedoman hidup, yaitu sesuatu yang dapat dipandang bernilai dan pantas dijunjung tinggi dan dipuja-puja.




e. Masa usia mahasiswa
Masa ini merupakan tahap pemantaban pendirian hidup, yaitu pengujian lebih lanjut pendirian hidup serta penyiapan diri dengan ketrampilan dan kemampuan yang digunakan untuk merealisasikan pendirian hidup yang telah dipilih.

sumber: mawar.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/20673/BAB+III.doc

Faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan:
a. Pertumbuhan Nativistik, pertumbuhan individu semata-mata ditentukan oleh faktor-faktor yang dibawa sejak lahir.
b. Pendirian empiristik dan environmentalistik, pertumbuhan individu semata-mata tergantung pada lingkungan dan konsekuensinya.
c. Konvergensi da interaksionisme, yaitu pertumbuhan individu ditentukan oleh interaksi antara dasar (bakat) dan lingkungan.
sumber: mawar.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/20673/BAB+III.doc


2. Fungsi Keluarga

Definisi fungsi keluarga
Keluarga adalah unit satuan masyarakat yang terkecil yang merupakan suatu komponen kecil dalam masyarakat. Dalam perkembangan individu, keluarga disebut sebagai primary group. Fungsi keluarga adalah suatu pekerjaan atau tugas-tugas yang harus dilaksanakan oleh keluarga itu.



Macam-macam fungsi keluarga :
  • Fungsi biologis, keluarga dapat menyelenggarakan persiapan perkawinan bagi anak-anaknya berupa : pengetahuan kehidupan sex suami-istri, pengetahuan mengatur rumah tangga bagi istri, pengetahuan tugas suami, memelihara pendidikan baagi anak-anak.
  • Fungsi pemeliharaan, keluarga dapat memberikan perlindungan seperti : menyediakan rumah sebagai tempat berlindung, memelihara kesehatan, memberikan pengamanan dari bahaya.
  • Fungsi ekonomi, keluarga memberikan kebutuhan pokok seperti : sandang pangan dan tempat tinggal
  • Fungsi keagamaan, keluarga diwajibkan untuk menjalani dan mengamalkan ajaran-ajaran agama sebagai manusia yang bertakwa kepada Tuhan YME.
  • Fungsi sosial, keluarga berperan untuk memperkenalkan nilai-nilai dan sikap yang dianut oleh masyarakat pada anak-anaknya seperti mempelajari peranan yang diharapkan akan mereka jalankan kelak. Dalam fungsi ini keluarga diharapkan menjadi pewarisan kebudayaan atau nilai-nilai kebudayaan seperti sopan santun bahasa, cara bertingkah laku, ukuran tentang baik buruknya perbuatan.
sumber: mawar.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/20673/BAB+III.doc


3. Definisi individu, keluarga dan masyarakat
 Individu berasal dari kata latin ‘individuum’ artinya yang tak terbagi/satu kesatuan yang paling kecil dan terbatas. Individu berarti manusia sebagai satu kesatuan yang terbatas yaitu sebagai manusia perseorangan. Makna individu adalah seorang manusia yang memiliki peranan khas di dalam lingkungan sosialnya, serta mempunyai kepribadian dan pola tingkah laku spesifik. Manusia sebagai individu yang berdiri sendiri dalam beberapa hal mempunyai kesamaan dan perbedaan sehingga timbul deferensiasi yang disebabkan oleh pembawaan (watak dan sifat) tertentu serta pengaruh lingkungan. Proses aktualisasi diri / individualisasi adalah proses meningkatkan ciri-ciri individualitas pada seseorang sampai pada dirinya sendiri.

Keluarga adalah unit satuan masyarakat yang terkecil yang merupakan suatu komponen kecil dalam masyarakat. Dalam perkembangan individu, keluarga disebut sebagai primary group.
sumber: mawar.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/20673/BAB+III.doc

 Masyarakat (sebagai terjemahan istilah society) adalah sekelompok orang yang membentuk sebuah sistem semi tertutup (atau semi terbuka), dimana sebagian besar interaksi adalah antara individu-individu yang berada dalam kelompok tersebut. Kata "masyarakat" sendiri berakar dari kata dalam bahasa Arab, musyarak. Lebih abstraknya, sebuah masyarakat adalah suatu jaringan hubungan-hubungan antar entitas-entitas. Masyarakat adalah sebuah komunitas yang interdependen (saling tergantung satu sama lain). Umumnya, istilah masyarakat digunakan untuk mengacu sekelompok orang yang hidup bersama dalam satu komunitas yang teratur.

sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Masyarakat

4. Hubungan antara individu, keluarga, dan masyarakat
Sebagai makhluk sosial seorang individu tidak dapat berdiri sendiri, saling membutuhkan antara yang satu dengan yang lainnya, dan saling mengadakan hubungan sosial di tengah–tengah masyarakat.
Keluarga dengan berbagai fungsi yang dijalankan adalah sebagai wahana dimana seorang individu mengalami proses sosialisasi yang pertama kali, sangat penting artinya dalam mengarahkan terbentuknya individu menjadi seorang yang berpribadi.
Sebagai bagian yang tak terpisahkan dengan masyarakat, keluarga mempunyai korelasi fungsional dengan masyarakat tertentu, oleh karena itu dalam proses pengembangan individu menjadi seorang yang berpribadi hendaknya diarahkan sesuai dengan struktur masyarakat yang ada, sehingga seorang individu  menjadi seorang yang dewasa dalam arti mampu mengendalikan diri dan melakukan hubungan – hubungan sosial di dalam masyarakat yang cukup majemuk.
sumber: http://muchad.com/hubungan-antara-individu-keluarga-dan-masyarakat.html

Monday, October 7, 2013

TUGAS 2 ILMU SOSIAL DASAR JURUSAN

1. Jelaskan definisi mengenai penduduk, masyarakat, dan kebudayaan!
  •  Penduduk atau warga suatu negara atau daerah bisa didefinisikan menjadi dua:
  1.  Orang yang tinggal di daerah tersebut
  2. Orang yang secara hukum berhak tinggal di daerah tersebut. Dengan kata lain orang yang mempunyai surat resmi untuk tinggal di situ. Misalkan bukti kewarganegaraan, tetapi memilih tinggal di daerah lain.
Sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Penduduk

  • Masyarakat (sebagai terjemahan istilah society) adalah sekelompok orang yang membentuk sebuah sistem semi tertutup (atau semi terbuka), dimana sebagian besar interaksi adalah antara individu-individu yang berada dalam kelompok tersebut. 
 Sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Masyarakat

  • Budaya atau kebudayaan berasal dari bahasa Sanskerta yaitu buddhayah, yang merupakan bentuk jamak dari buddhi (budi atau akal) diartikan sebagai hal-hal yang berkaitan dengan budi dan akal manusia. Dalam bahasa Inggris, kebudayaan disebut culture, yang berasal dari kata Latin Colere, yaitu mengolah atau mengerjakan. Bisa diartikan juga sebagai mengolah tanah atau bertani. Kata culture juga kadang diterjemahkan sebagai "kultur" dalam bahasa Indonesia.
Sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Budaya


2.    Jelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan penduduk!
a. kelahiran (fertilitas)
1.    Pengukuran Fertilitas Tahunan adalah pengukuran kelahiran bayi pada tahun tertentu dihubungkan dengan jumlah penduduk yang mempunyai resiko untuk melahirkan pada tahun tersebut.
2.    Pengukuran Fertilitas Kumulatif
Adalah pengukuran jumlah rata rata-rata anak yang dilahirkan oleh seorang perempuan hingga mengakhiri batas usia suburnya.

b. kematian (mortalitas)
Berikut sedikit penjelasan mengenai pengukuran mortalitas :
1.    Crude Death Rate (CDR)
Adalah banyaknya kematian pada tahun tertentu, tiap 1000 penduduk pada pertengahan tahun.
2.    Age Specific Death Rate (ASDR)
Adalah jumlah kematian penduduk pd tahun tertentu berdasarkan klasifikasi umur tertentu.
3.    Infant Mortality Rate (IMR)
Adalah tingkat kematian bayi

c. perpindahan (migrasi)
Faktor terakhir yang mempengaruhi kecepatan pertumbuhan penduduk suatu daerah adalah Perpindahan (Migrasi) atau Mobilitas Penduduk yang artinya proses gerak penduduk dari suatu wilayah ke wilayah lain dalam jangka waktu tertentu.

Faktor – faktor yang mempengaruhi migrasi :
•    Faktor individu
•    Faktor yang terdapat di daerah asal
•    Faktor yang terdapat di daerah tujuan
•    Rintangan antara daerah asal dan daerah tujuan
sumber :
Tim Abdi Guru (PENERBIT ERLANGGA)
Drs.Hasan Budi Sulistyo
Bambang Suprobo, M.Pd.




3.    Jelaskan Unsur-unsur masyarakat!
Alam masyarakat setidaknya memuat unsur sebagai berikut ini :
1.    Berangotakan minimal dua orang.
2.    Anggotanya sadar sebagai satu kesatuan.
3.    Berhubungan dalam waktu yang cukup lama yang menghasilkan manusia baru yang saling berkomunikasi dan membuat aturan-aturan hubungan antar anggota masyarakat.
4.    Menjadi sistem hidup bersama yang menimbulkan kebudayaan serta keterkaitan satu sama lain sebagai anggota masyarakat.
Menilik kenyataan di lapangan,suatu kelompok masyarakat dapat berupa suatu suku bangsa. Bisa juga berlatar belakang suku.Dalam pertumbuhan dan perkembangan suatu masyarakat, dapat digolongkan menjadi masyarakat sederhana dan masyarakat maju (masyarakat modern).
Sumber: Menurut Soerjono Soekanto


4.    Jelaskan tujuh unsur kebudayaan menurut koentjaraningrat!
7    Unsur kebudayaan Universal menurut Koentjaraningrat:
1.    Bahasa
Sesuatu yang berawal dari hanya sebuah kode, tulisan hingga berubah sebagai lisan untuk mempermudah komunikasi antar sesama manusia. Bahkan sudah ada bahasa yang dijadikan bahasa universal seperti bahasa Inggris.
2.    Sistem pengetahuan
Sistem yang terlahir karena setiap manusia memiliki akal dan pikiran yang berbeda sehingga memunculkan dan mendapatkan sesuatu yang berbeda pula, sehingga perlu disampaikan agar yang lain juga mengerti.
3.    Organisasi social
Sistem yang muncul karena kesadaran manusia bahwa meskipun diciptakan sebagai makhluk yang paling sempurna namun tetap memiliki kelemahan dan kelebihan masing – masing antar individu sehingga timbul rasa utuk berorganisasi dan bersatu.
4.    Sistem peralatan hidup dan teknologi
Sistem yang timbul karena manusia mampu menciptakan barang – barang dan sesuatu yang baru agar dapat memenuhi kebutuhan hidup dan membedakan manusia dengam makhluk hidup yang lain.
5.    Sistem mata pencaharian
Terlahir karena manusia memiliki hawa nafsu dan keinginan yang tidak terbatas dan selalu ingin lebih.
6.    Sistem religi
Kepercayaan manusia terhadap adanya Sang Maha Pencipta yang muncul karena kesadaran bahwa ada zat yang lebih dan Maha Kuasa.
7.    Kesenian
Setelah memenuhi kebutuhan fisik manusia juga memerlukan sesuatu yang dapat memenuhi kebutuhan psikis mereka sehingga lahirlah kesenian yang dapat memuaskan.
Sumber:     PENGANTAR ILMU ANTROPOLOGI KARANGAN KOENTJARANINGRAT,
        http://muhamadganifharuman.blogspot.com/2012/03/pengertian-kebudayaan-dan-7-unsur.html



5.    Jelasakan hubungan atau keterikatan antara penduduk, masyarakat, dan kebudayaan!
   Keterkaitan antara penduduk, masyarakat, dan kebudayaan merupakan konsep suatu hubungan yang saling bertautan satu dengan yang lain. Antara penduduk dengan masyarakat, dan antara masyarakat dengan kebudayaan itu sendiri saling mempunyai hubungan-hubungan mendasar. Contohnya saja hubungan antara penduduk dengan masyarakat. Pada suatu daerah tertentu, tentu saja terdapat orang-orang yang bermukim atau biasa di sebut penduduk. Penduduk-penduduk tersebut setiap harinya saling melakukan interaksi sosial, sehingga kita dapat menyebut bahwa mereka hidup sebagai masyarakat. Dengan menyimpulkan contoh diatas, kumpulan penduduk yang mendiami suatu wilayah tertentu dan dalam waktu yang cukup lama dapat kita simpulkan sebagai masyarakat yang tinggal dalam suatu wilayah tertentu pula. Dalam maksud yaitu penduduk dalam arti umum, yaitu kelompok manusia atau kelompok orang.
   Kemudian antara masyarakat dan kebudayaan juga mempunyai hubungan yang cukup erat. Dimana masyarakat sendiri tidak akan bisa hidup tanpa adanya keikutsertaan aspek-aspek kebudayaan dalam kehidupan mereka. Dan kebudayaan itu sendiri tidak dapat muncul dan berkembang apabila tidak ada masyarakat di dalamnya. Serta dengan masyarakat itulah kebudayaan di suatu daerah dapat berkembang. Hubungan saling membutuhkan inilah yang membuat masyarakat dan kebudayaan saling berkaitan.
        Sumber: http://dhandydhandy.blogspot.com/2012/10/ilmu-sosial-dasar-penduduk-masyarakat.html
Masalah Sosial yang Sering Terjadi di Lingkungan Sekitar Kita

    Banyak masalah social yang dihadapi oleh bangsa Indonesia. Mulai dari faktor ekonomi diantaranya kemiskinan, pengangguran, dll, untuk faktor budaya misalnya perceraian, kenakalan remaja, dll, sedangkan untuk faktor biologis contohnya  penyakit menular, keracunan makanan, dsb, serta faktor psikologis penyakit syaraf, aliran sesat, dsb.

    Namun pada kesempatan kali ini, saya akan membahas sedikit tentang kenakalan remaja. Kenakalan remaja hampir bisa saya temui dimana saja. Tak terkecuali di daerah tempat tinggal saya. Penyimpangan tingkah laku yang dilakukan oleh remaja bisa berupa pelanggaran hukum menurut Undang-Undang hukum pidana, norma agama maupun norma sosial yang berlaku di dalam masyarakat. Contohnya ialah anak masih dibawah umur yang sudah berani merokok, nongkrong di pinggir jalan, berkata-kata kasar, tawuran, mencorat-coret fasilitas umum, dan masih banyak yang lainnya. 
Faktor-faktor yang mempengaruhi antara lain:
  • Keluarga, didalam keluarga yang tidak harmonis bisa menimpulkan tingkah laku seorang anak yang keluar dari norma-norma yang berlaku.
  • Sekolah, Kondisi sekolah yang tidak baik dapat menganggu proses belajar mengajar anak didik, yang pada gilirannya dapat memberikan “peluang” pada anak didik untuk berperilaku menyimpang.
  • Masyarakat sekitar, faktor lingkungan yang tidak sehat bisa membuat para remaja bertingkah seenaknya tanpa mengikuti aturan.

Solusi: Masa remaja sebagai periode merupakan suatu periode yang sarat dengan perubahan dan rentan munculnya masalah (kenakalan remaja). Untuk itu perlu adanya perhatian khusus serta pemahaman yang baik serta penanganan yang tepat terhadap remaja merupakan faktor penting bagi keberhasilan remaja di kehidupan selanjutnya, mengingat masa ini merupakan masa yang paling menentukan.
Selain itu perlu adanya kerjasama dari remaja itu sendiri, orang tua, guru dan pihak-pihak lain yang terkait agar perkembangan remaja di bidang pendidikan dan bidang-bidang lainnya dapat dilalui secara terarah, sehat dan bahagia. Demikian sedikit paparan mengenai cara mengatasi kenakalan remaja, semoga kenakalan remaja di negeri ini berkurang.